Oleh : ZIAROTUL FAUZIAH Email : ziarotulfauziyah57@gmail.com Abstrak Adanya glosnot dan prestorika yang melanda Eropa Timur mengakibatkan negara-negara Unisoviet dan Yogoslovakia mengalami disintegrasi. Peristiwa di atas memberi dampak negatif terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), daerah-daerah fery-fery (penggiran) mulai bergejolak, daerah pinggiran memiliki aspirasi untuk merdeka seperti Timor-timur yang telah merdeka, Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Organisasi Papua Merdeka (OPM), Republik Maluku Selatan (RMS). Benih-benih disintegrasi semakin subur ketika Pemerintah Suharto bersifat otoriter dengan pendekatan militer tanpa mengevalusi kebijakan politik perbatasan untuk memakmurkan rakyatnya. Adanya globalisasi, liberalisasi perdagangan, dan menguatnya new etnisitas (kesadaran hak-hak kesuku bangsaan) semakin menguatnya tuntutan daerah pinggiran meminta hak-haknya baik sosial, politik dan ekonomi untuk mempercepat kesejahteraannya. Faktor-faktor dan kondisi di a...
Halo! Namaku fatimah, sempat membenci diriku yang perempuan. Di cerita yang lalu, aku menceritakan sedikit kisah tentang aku dan keluargaku, tentang awal dari kebencianku terhadap diriku yang perempuan. Tentang tanya yang tak terjawab mengapa aku merasa dibedakan dari kakak adikku yang "laki-laki". Kali ini, aku ingin bercerita tentang awal aku masuk dalam dunia perkuliahan. Aku kuliah di kampus yang berlabelkan dengan nama agama. Tak masalah, menurutku. Hanya saja, aku tak diperbolehkan untuk masuk di jurusan yang aku inginkan. Entah apa alasannya. Mungkin, karena jurusan yang aku inginkan mereka pikir tak ada profesi yang jelas setelahnya. Atau, entahlah, itu hanya pikiranku saja. Jadinya, aku menurut saja, karena memang uang kuliah mereka yang membayarkan, karena memang, aku tak bisa membantah satu katapun. Atau karena mungkin, aku takut bahkan tak boleh untuk kuliah ketika tidak menuruti kata-kata mereka. Bosan dan tidak niat ketika kuliah? Pastinya, karena memang aku t...